Jakarta Open Trail Run (JOTR) Gede Pangrango Series 2025 akan berlangsung pada tanggal 27 hingga 28 September 2025 di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jakarta. Event ini menawarkan beberapa kategori lari trail dengan jarak 7 Km, 20 Km, 40 Km, 80 Km, serta kategori Group Mix. Pada bulan September, posisi matahari di wilayah Jakarta cenderung berada pada titik ekuinoks, menandai pergantian musim kemarau menuju musim hujan dengan suhu udara yang relatif sedang hingga sejuk, cocok untuk kegiatan olahraga outdoor di hutan tropis yang asri dengan medan menantang tersebut.
Apa itu Jakarta Open Trail Run Gede Pangrango Series?
Jakarta Open Trail Run Gede Pangrango Series adalah ajang trail run kompetitif yang menjadi bagian resmi dari Kejuaraan Daerah (Kejurda) ALTI DKI Jakarta. Event ini bertujuan menjaring dan menyeleksi atlet trail run berbakat sebagai persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Siapa saja yang dapat berpartisipasi dalam Jakarta Open Trail Run Gede Pangrango Series?
Event ini terbuka untuk masyarakat umum serta atlet trail run yang ingin menguji kemampuan mereka dalam berbagai kategori jarak dan medan yang menantang di alam terbuka.
Bagaimana jadwal pelaksanaan Jakarta Open Trail Run Gede Pangrango Series?
Event dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 27 dan 28 September 2025, dengan kategori jarak yang berbeda-beda sesuai dengan tingkat kesulitan dan durasi yang telah ditentukan.
Apa saja kategori jarak dan detail elevasi yang tersedia?
Kategori jarak yang tersedia meliputi 7 Km dengan elevasi ±370 meter, 20 Km dengan elevasi ±1673 meter, 40 Km dengan elevasi ±3345 meter, 80 Km dengan elevasi ±6487 meter, serta kategori Group Mix dengan elevasi ±1673 meter.
Apa regulasi penting yang berlaku dalam event ini?
Peserta harus mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh penyelenggara dan ALTI DKI Jakarta, termasuk batas waktu (cut-off time) pada tiap kategori yang bertujuan menjaga keamanan dan kelancaran lomba.
Di mana lokasi pelaksanaan dan bagaimana kondisi lintasan?
Lomba berlangsung di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang menyediakan lintasan lari trail dengan rute hutan tropis yang asri dan medan alami yang menantang, memberikan pengalaman berlari yang berbeda dari lomba di perkotaan.