Mangrove Eco Run 2025 akan diselenggarakan pada tanggal 27 Juli 2025 di Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar, Surabaya. Event ini merupakan lari jalan dengan jarak tempuh 5 km. Pada bulan Juli, Surabaya biasanya mengalami musim kemarau dengan suhu yang relatif hangat hingga panas, berkisar antara 25 hingga 34 derajat Celsius. Posisi matahari pada bulan ini berada cukup tinggi di langit, yang berarti peserta dapat mengharapkan cuaca cerah dan kering selama kegiatan berlangsung.
Mangrove Eco Run 2025 adalah sebuah event lari yang mengusung tema "Lari untuk Bumi, Hijaukan Pesisir". Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek olahraga, tetapi juga memiliki misi lingkungan, yakni mendukung pelestarian ekosistem mangrove di wilayah pesisir Surabaya. Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar dipilih sebagai lokasi acara karena memiliki kawasan konservasi mangrove yang penting dalam menjaga keseimbangan ekologis dan mencegah abrasi pantai.
Event lari ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga dan melestarikan mangrove, yang berfungsi sebagai habitat bagi berbagai spesies, penahan gelombang laut, dan penyerap karbon dioksida. Dengan tagline "Lari untuk Bumi, Hijaukan Pesisir", Mangrove Eco Run 2025 mengajak peserta untuk berjalan atau berlari sambil menikmati keindahan alam sekitar, serta memahami lebih dalam tentang manfaat ekosistem mangrove.
Mangrove Eco Run 2025 juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pelestarian lingkungan, khususnya terkait konservasi mangrove. Selain lari, acara ini akan menyajikan berbagai informasi edukatif mengenai pentingnya mangrove dan bagaimana setiap individu dapat berkontribusi dalam menjaga ekosistem ini. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih terinspirasi untuk terlibat aktif dalam aksi-aksi lingkungan lainnya.
Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar, yang menjadi lokasi utama acara, telah lama dikenal sebagai salah satu destinasi ekowisata di Surabaya. Tempat ini menawarkan pemandangan hijau yang asri dengan hamparan hutan mangrove yang luas. Selain menjadi tempat rekreasi, kebun raya ini juga berfungsi sebagai laboratorium alam untuk penelitian dan pendidikan lingkungan, khususnya yang berkaitan dengan konservasi mangrove.
Dengan pelaksanaan Mangrove Eco Run 2025, diharapkan semakin banyak individu dan komunitas yang tertarik dan termotivasi untuk menjaga lingkungan sekitar, dimulai dari langkah kecil seperti berlari sambil berdonasi untuk konservasi. Ini adalah sebuah langkah nyata untuk menggabungkan olahraga dan kepedulian terhadap lingkungan dalam satu kegiatan yang bermanfaat bagi alam dan masyarakat. Event ini menjadi salah satu contoh bagaimana olahraga dapat berfungsi sebagai sarana untuk edukasi dan pelestarian lingkungan.